

Menyusun Bab 5 yang berisi Kesimpulan dan Saran sering kali dianggap sebagai tahapan penutup yang sepele oleh sebagian besar mahasiswa tingkat akhir. Setelah bergelut dengan rumitnya pengolahan data dan penyusunan narasi pembahasan di Bab 4, banyak mahasiswa merasa kehabisan energi ketika memasuki bab penutup ini. Akibatnya, timbul kecenderungan untuk mengambil jalan pintas dengan sekadar menyalin ulang (copy-paste) angka-angka statistik, tabel, atau seluruh paragraf hasil penelitian dari Bab 4 ke dalam Bab 5.
Padahal, tindakan menyalin ulang isi Bab 4 secara mentah-mentah merupakan kesalahan fatal dalam penulisan akademis. Kesimpulan yang hanya berisi pengulangan data tanpa adanya sintesis substansial akan membuat karya ilmiah Anda dinilai dangkal oleh dosen penguji dan menunjukkan kurangnya pemahaman atas esensi riset yang telah dilakukan.
Secara metodologis, Bab 5 berfungsi sebagai muara utama yang merangkum jawaban atas rumusan masalah serta memberikan kontribusi teoritis maupun praktis dari penelitian Anda. Pakar metodologi penelitian terkemuka John W. Creswell dan J. David Creswell dalam karya Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches menegaskan bahwa bagian kesimpulan harus menyajikan sintesis tingkat tinggi (high-level synthesis) yang menjawab pertanyaan penelitian secara konseptual, bukan sekadar melaporkan kembali temuan data mentah. Sejalan dengan panduan tersebut, Prof. Sugiyono dalam Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D menjelaskan bahwa kesimpulan merupakan intisari dari hasil pembahasan yang disajikan secara singkat, padat, dan jelas untuk menjawab hipotesis atau fokus masalah.
Sementara itu, panduan kepenulisan dari American Psychological Association (APA Style Guide 7th Edition) menekankan bahwa bagian kesimpulan harus menguraikan implikasi riset serta memberikan keterbatasan dan rekomendasi yang realistis bagi peneliti selanjutnya. Berikut adalah panduan taktis untuk menyusun Bab 5 skripsi secara tepat, elegan, dan bebas dari sekadar salin ulang.
Memahami Perbedaan Inti: Bab 4 vs Bab 5
Untuk menghindari kesalahan copy-paste, Anda harus memahami perbedaan fungsi mendasar antara Bab 4 dan Bab 5:
- Bab 4 (Hasil dan Pembahasan): Berfokus pada penyajian bukti empiris, analisis angka statistik, uji hipotesis, kutipan transkrip wawancara, serta pembuktian detail mengenai mengapa dan bagaimana temuan tersebut terjadi di lapangan.
- Bab 5 (Kesimpulan dan Saran): Berfokus pada jawaban akhir yang bersifat konseptual. Bab 5 menyaring seluruh kerumitan angka dan deskripsi di Bab 4 menjadi poin-poin inti yang langsung menjawab rumusan masalah tanpa perlu menampilkan kembali angka $t$-hitung, nilai $p$-value, tabel regresi, atau kutipan wawancara panjang.
Langkah-Langkah Membuat Kesimpulan Bab 5 yang Tepat
1. Menjawab Setiap Rumusan Masalah Secara Konsisten
Langkah pertama dalam menyusun kesimpulan adalah menyelaraskan jumlah poin kesimpulan dengan jumlah rumusan masalah di Bab 1. Jika Anda memiliki tiga rumusan masalah, buatlah tiga poin atau paragraf kesimpulan utama. Pastikan setiap poin menjawab pertanyaan penelitian secara tegas. Misalnya, hindari menuliskan angka regresi secara detail, melainkan fokuslah pada pernyataan konseptual seperti: “Digital marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembeli, yang ditunjukkan oleh peningkatan persepsi konsumen terhadap kemudahan akses informasi produk.”
2. Menyajikan Sintesis Konseptual, Bukan Angka Statistik
Kesimpulan yang baik fokus pada makna dari hasil penelitian, bukan pada instrumen pengukurannya. Hindari memasukkan istilah teknis pengolahan data seperti Cronbach’s Alpha, R-Square, uji heteroskedastisitas, atau rumus statistik lainnya di Bab 5. Ubah temuan angka tersebut menjadi kalimat generalisasi yang menggambarkan dinamika variabel yang Anda teliti.
3. Menyusun Bagian Saran yang Spesifik dan Operasional
Saran di Bab 5 sering kali ditulis secara normatif dan terlalu umum (seperti “diharapkan perusahaan meningkatkan kualitasnya”). Saran yang berkualitas akademis harus dibagi menjadi dua kategori utama:
- Saran Praktis (Manajerial): Ditujukan kepada objek penelitian atau praktisi di lapangan berdasarkan temuan variabel terlemah di Bab 4. Tuliskan tindakan konkret yang dapat dilakukan secara realistis.
- Saran Akademis (Peneliti Selanjutnya): Ditujukan untuk pengembangan ilmu pengetahuan. Sebutkan keterbatasan penelitian Anda (misalnya keterbatasan sampel atau lokasi) dan sarankan variabel baru yang perlu diteliti oleh peneliti berikutnya.
Ringkasan Perbandingan Penyajian Bab 4 dan Bab 5
| Elemen Penulisan | Gaya Penyajian Bab 4 | Gaya Penyajian Bab 5 |
| Fokus Utama | Pembuktian data & pembahasan analisis | Rangkuman jawaban & implikasi riset |
| Penggunaan Angka | Detail (Tabel, $t$-hitung, $F$-hitung, $p$-value) | Tidak perlu menyebutkan angka statistik |
| Kutipan Data | Transkrip wawancara & angka kuesioner | Kalimat sintesis konseptual |
| Pola Penulisan | Analitis, mendalam, menyertakan teori | Padat, tegas, langsung menjawab Bab 1 |
Kesimpulan
Membuat kesimpulan Bab 5 skripsi yang tepat membutuhkan kemampuan untuk menyaring kompleksitas analisis Bab 4 menjadi jawaban konseptual yang padat dan tajam. Dengan menghindari kebiasaan menyalin ulang angka statistik dan fokus pada penyelarasan rumusan masalah serta penyusunan saran yang operasional, Anda dapat menutup draf skripsi dengan kesan akademis yang kuat. Bab 5 yang disusun secara cermat tidak hanya akan memudahkan dosen penguji memahami kontribusi riset Anda, tetapi juga menunjukkan bahwa Anda benar-benar menguasai seluruh alur penelitian yang telah dijalankan.
Masih Bingung Menyusun Kesimpulan Bab 5 & Draf Skripsimu Sering Dikembalikan Dosen?
Menyintesiskan temuan Bab 4 menjadi kesimpulan Bab 5 yang tajam serta merumuskan saran yang operasional memang membutuhkan kecermatan berpikir tingkat tinggi. Apakah kamu saat ini merasa stuck karena draf bab penutupmu dianggap sekadar copy-paste, bingung merumuskan saran yang praktis, atau merasa ragu apakah kesimpulanmu sudah menjawab rumusan masalah dengan benar?
Jangan biarkan kendala di bab terakhir menunda momen wisudamu! Mari tuntaskan draf skripsimu dari Bab 1 hingga Bab 5 secara sempurna bersama Kelas Intensif Sobat Pena Indonesia. Lewat program bimbingan privat one-on-one eksklusif, kamu akan didampingi secara langsung oleh mentor-mentor akademik profesional lulusan universitas ternama. Kamu akan diajarkan cara menyusun kesimpulan yang berbobot, merumuskan saran akademis yang tepat, hingga dibimbing penuh agar draf skripsimu cepat di-ACC dosen dan siap lulus sidang!
