

Bagi mayoritas mahasiswa tingkat akhir, menyusun Bab 2 skripsi sering kali menjadi tantangan yang menjemukan. Di dalam bab yang berisi Kajian Pustaka atau Landasan Teori ini, terdapat satu sub-bab krusial yang kerap membuat mahasiswa menunda-nunda pekerjaan, yaitu bagian Penelitian Terdahulu.
Banyak mahasiswa menghabiskan waktu berminggu-minggu hanya untuk mencari jurnal, membaca puluhan halaman dokumen, hingga bingung bagaimana menuangkannya ke dalam format matriks atau tabel yang diminta oleh kampus. Pola kerja konvensional yang tidak efisien ini tidak hanya membuang waktu produktif, tetapi juga memicu kejenuhan akademis (burnout) sebelum penelitian lapangan bahkan dimulai.
Sebenarnya, jika Anda memahami strategi pemetaan literatur secara taktis, menyusun sub-bab penelitian terdahulu tidak memerlukan waktu berhari-hari. Masalah utamanya bukanlah kelangkaan referensi, melainkan ketidakbanyakan mahasiswa dalam memanfaatkan mesin pencari akademik dan teknik sintesis bacaan.
Akibatnya, mahasiswa terjebak dalam membaca keseluruhan isi jurnal secara linier dari abstrak hingga kesimpulan tanpa tahu informasi spesifik apa yang sebenarnya dicari.
Dengan memangkas birokrasi berpikir dan mengoptimalkan beberapa tools, Anda bisa menyelesaikan struktur penelitian terdahulu yang kokoh, ilmiah, dan siap di-ACC dosen pembimbing hanya dalam waktu kurang dari 60 menit.
Berikut adalah tiga langkah kilat berbasis strategi akademis yang efisien untuk menuntaskan penyusunan penelitian terdahulu di Bab 2 skripsi Anda.
Menambang Jurnal Relevan Lewat Keyword Matrix di Situs Kredibel

Langkah pertama yang harus dilakukan dalam batas waktu 15 menit pertama adalah mengumpulkan minimal 5 hingga 10 jurnal yang linier dengan variabel penelitian Anda. Jangan mencari jurnal secara acak di mesin pencari umum. Manfaatkan pangkalan data ilmiah nasional maupun internasional yang terstruktur.
Platform resmi seperti Google Scholar atau indeksasi jurnal nasional seperti Sinta Kemdikbud merupakan ladang referensi yang sangat kredibel untuk menjamin validitas sitasi Anda.
Agar pencarian berjalan kilat, terapkan teknik Keyword Matrix atau penggunaan operator khusus. Panduan praktis dari GoodLingua menyarankan penggunaan tanda kutip dua ("...") untuk mengunci frasa spesifik atau menggunakan kombinasi operator Boolean seperti AND untuk mempersempit hasil pencarian di Google Scholar.
Sebagai contoh, jika skripsi Anda membahas tentang pengaruh work-life balance terhadap kinerja karyawan, jangan hanya mengetik kata kunci umum. Ketiklah "work-life balance" AND "kinerja karyawan" AND "Indonesia".
Jika Anda membutuhkan jurnal lokal dengan reputasi kualitas yang terjamin, Anda juga bisa langsung memfilternya melalui menu pencarian Sources > Journals di laman resmi Sinta untuk mendapatkan artikel yang sudah terakreditasi secara institusional.
Terapkan Metode Skimming: Hanya Baca 3 Bagian Esensial Jurnal

Kesalahan terbesar yang memakan waktu lama adalah ketika mahasiswa mengunduh file PDF jurnal lalu membacanya kata demi kata dari halaman pertama. Untuk menyusun penelitian terdahulu, Anda tidak perlu memahami seluruh detail latar belakang atau pembahasan teoretis penulis lain.
Anda hanya membutuhkan struktur anatomi inti dari penelitian tersebut. Batasi waktu Anda maksimal 3 hingga 5 menit untuk melakukan teknik skimming (membaca cepat) pada setiap jurnal yang telah diunduh.
Fokuskan pandangan dan analisis Anda hanya pada tiga bagian esensial berikut:
Abstrak: Bagian ini menyediakan rangkuman instan mengenai tujuan penelitian, metode yang digunakan, serta hasil akhir secara makro.
Metodologi (Method): Langsung lompat ke bab metode untuk melihat desain penelitian (kualitatif/kuantitatif), jumlah sampel, lokasi penelitian, serta teknik analisis data yang mereka gunakan.
Kesimpulan (Conclusion): Baca bagian akhir untuk melihat inti temuan dan rekomendasi yang diajukan peneliti.
Menurut kompilasi taktis yang dirilis oleh platform edukasi Deepublish Store, menggunakan pangkalan data yang bersih seperti Scopus atau direktori terbuka lainnya akan memudahkan Anda menemukan struktur abstrak yang terstandarisasi dengan baik.
Dengan hanya mengekstrak tiga komponen esensial tersebut, informasi yang Anda butuhkan untuk mengisi komparasi skripsi sudah lengkap tanpa perlu membuang energi membaca narasi pendukung yang tidak relevan.
Ekstraksi Instan ke Dalam Tabel Matriks Komparatif

Setelah data dari 5-10 jurnal berhasil diekstrak melalui teknik skimming, langkah 20 menit terakhir adalah memindahkannya ke dalam format tulisan skripsi Anda.
Cara terbaik dan paling disukai oleh dosen penguji maupun pembimbing adalah menyajikannya dalam bentuk tabel matriks komparatif penelitian terdahulu. Format tabel ini memberikan kesan bahwa tulisan Anda sangat rapi, sistematis, dan mudah dibaca secara visual.
Buatlah tabel dengan kolom standar yang terdiri dari: Nama Peneliti & Tahun, Judul Penelitian, Metode Penelitian, Hasil Penelitian, dan Perbedaan dengan Penelitian Anda. Kolom terakhir (Perbedaan) adalah poin paling krusial karena di situlah Anda meletakkan research gap atau kebaruan (novelty) dari skripsi yang sedang Anda susun.
Untuk mempermudah penulisan sitasinya agar otomatis terformat dengan rapi dan bebas dari risiko salah ketik, manfaatkan aplikasi manajemen referensi.
Sebagaimana dijelaskan dalam ulasan akademis di SEVIMA, integrasi alat seperti Mendeley atau Zotero saat menyusun daftar pustaka dan sitasi di Bab 2 akan memangkas waktu pengerjaan secara signifikan. Anda tinggal memasukkan file PDF jurnal ke dalam aplikasi, lalu lakukan klik otomatis untuk memunculkan sitasi di lembar kerja Microsoft Word Anda.
Kesimpulan
Menyusun penelitian terdahulu di Bab 2 skripsi sebenarnya tidak seseram yang dibayangkan jika Anda bergerak menggunakan metode yang terukur, bukan sekadar mengandalkan kerja keras tanpa arah.
Dengan membatasi waktu pencarian menggunakan kata kunci spesifik di situs resmi, menyaring informasi lewat metode skimming, serta langsung memetakannya ke dalam tabel komparasi, draf Bab 2 Anda akan terlihat profesional dan akademis dalam waktu singkat.
Namun, kami memahami bahwa teori terkadang jauh lebih mudah diucapkan daripada dipraktikkan secara mandiri di depan laptop.
Jika Anda masih sering merasa bingung menentukan research gap, kesulitan mencari jurnal internasional yang bereputasi, atau merasa bimbingan mandiri Anda berjalan terlalu lambat tanpa adanya arahan yang jelas, jangan biarkan diri Anda larut dalam stres akademis.
Skripsi Selesai dengan Strategi yang Tepat
Sober Pena Indonesia hadir menawarkan solusi nyata melalui Kelas Intensif Skripsi. Program bimbingan eksklusif ini dirancang khusus untuk menemani langkah Anda secara personal—mulai dari bedah struktur Bab 1 hingga Bab 5, trik lolos uji Turnitin, hingga simulasi sidang skripsi bersama para mentor berpengalaman yang suportif. Klik tautan pendaftaran sekarang, bergabunglah bersama ratusan mahasiswa sukses lainnya di Kelas Intensif Sobat Pena Indonesia, dan mari selesaikan masa studi Anda dengan hasil terbaik!
